Suarakampus.com- TV ONE mengadakan live diskusi demo besar-besaran yang terjadi beberapa waktu lalu, sebagai bentuk protes keras publik atas sikap DPR yang mengabaikan aspirasi dan kepentingan rakyat, Selasa (02/09).
Muhammad ikram, selaku Koordinator pusat BEM Seluruh indonesia mengatakan, demo yang dilakukan mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi keresahan masyarakat berjalan secara tertib. “Kami turun ke jalan dengan melakukan konsolidasi,” ucapnya.
Ia menyampaikan, bahwa ada sekelompok oknum dari arah berlawanan yang memicu keributan. “Mereka tidak memakai almamater, menggunakan topeng, dan berbaur dengan mahasiswa,” ungkapnya.
Ia menuturkan, mahasiswa yang turun tidak merusak fasilitas umum. “Kami tidak melakukan tindakan vandalisme,” tuturnya.
Meski begitu, ia mengaku ada sedikit kekhilafan yang terjadi, sehingga tanpa sengaja membuat keributan. “Sebagai bentuk luapan amarah, karena suara kami tidak didengarkan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, alasan yang membuat Bem SI harus turun, karena ingin melakukan diskusi terbuka dengan anggota DPR untuk menciptakan perubahan. “Kami ingin DPR cepat mengatasi segala permasalahan yang ada, ” jelasnya.
Terakhir, ia meminta pemerintah menjumpai para demonstran, karena masyarakat butuh didengar dan penjelasan secara transparan. “Kami butuh didengar dan penjelasan setransparan mungkin,” pungkasnya. (Red)
Wartawan: Najwalin Syofura